Sunday, May 13, 2007

[Milanisti Indonesia] Digest Number 4030

Messages In This Digest (7 Messages)

1a.
Re: Pirlo The Pass Master (Trilly Campanellino emang maestro) From: Mohammad Hilman Taofani
2.
AMBROSINI: A.C. MILAN ANNOUNCEMENT From: Kaka
3.1.
Re: (OOT) Setuju.. From: Mohammad Hilman Taofani
3.2.
Re: (OOT) Setuju.. From: Mohammad Hilman Taofani
3.3.
Re: (OOT) Setuju.. From: Black Dahlia
3.4.
Re: (OOT) Setuju.. From: pepy hamdani
4.
Kaka Minta Absen di Copa America From: Kaka

Messages

1a.

Re: Pirlo The Pass Master (Trilly Campanellino emang maestro)

Posted by: "Mohammad Hilman Taofani" taofani@gmail.com

Sat May 12, 2007 7:29 am (PST)

Anjrit...link yang bagus bangeeet...thanksdude for sharing!

Regards

On 5/12/07, Dewa Nugraha <guitar_staccato@yahoo.com> wrote:
>
> Guys ada sedikit cerita tentang pirlo dari milanisti luar, orang2 ini
> emang bener2 makkkkkk nyoooossssssssss puolllllllllll
>
> ini resmi dari Uefa lho, gimana mak nyoss ga akang pirlo nendang bola
> kena mistar 5x dari jarak 35 meter !!ronaldinho lewatttttttt!! lewat
> ga ya?????(klo ada gw cariin videonya dech, klo ada ya)
>
> forza Milan
> one for all and all for milan
> lets play, fight, and battle to win the 7th CL Trophy
>
> Forza Milan
>
>
>

--
---|o|---

Frayed End of Sanity: http://helmantaofani.blogspot.com
My [not so sweet] Blog:
http://hilmantaofani.blogs.friendster.com/whatta_day/

[Non-text portions of this message have been removed]

2.

AMBROSINI: A.C. MILAN ANNOUNCEMENT

Posted by: "Kaka" dediacmilan@yahoo.com   dediacmilan

Sat May 12, 2007 7:45 am (PST)

AMBROSINI: A.C. MILAN ANNOUNCEMENT
5/11/2007
A.C. Milan announce that they have extended the contract of Massimo
Ambrosini until June 30, 2010.
| |

3.1.

Re: (OOT) Setuju..

Posted by: "Mohammad Hilman Taofani" taofani@gmail.com

Sat May 12, 2007 8:11 am (PST)

Sebelomnya, gw nganggep pertanyaan "murnikah" naturalisasikah" dari elo itu
sebagai opini aja, jadi ngga perlu gue tanggepin. Yang jelas, dari empat
nama yang lo sebutin cuman Monti doan yang maen di World Cup 1930. Tiga yang
laen diambil Pozzo karena mereka maen di Liga Italia bersama klub Italia.

Guarisi nggak maen di Piala Dunia 30 di Uruguay seperti yang lo
bilang...Guarisi ngga berdomisili di Rio, dan unfortunately, skuad Brasil di
Uruguay 30 hanya bawa pemain dari Rio. Dan Guarisi juga seorang
Italian-Brasilian, since dia punya darah Italia jadi dia tetep punya
legalitas buat jadi WN Italia karena prinsip Jus Sanguinis yang dianut
Italia (kewarganegaraan berdasarkan keturunan). Nyokap Guarisi adalah orang
Italia. Dan lebih lagi, Guarisi maen di Lazio sejak 1931, so tetep ada
landasan kuat kenapa dia "nyatu" sama Italia.
Catet<http://en.wikipedia.org/wiki/Anfilogino_Guarisi>
!

Okay, ternyata ada Brazilian satu di tubuh Itali 34.

Guaita maen di Italia dari 1910 bo'. Dan dia juga ngga pernah maen di Piala
Dunia Uruguay 1930, meksi udah pernha 4 kali memperkuat Argies.
Catet<http://en.wikipedia.org/wiki/Enrique_Guaita>
!

Satu lagi, Orsi juga ngga pernah maen di Piala Dunia 1930. As I said, dari
1934 Italian Squad, cuman Monti yang ernah maen di Piala Dunia 1930...

Monggo diliat <http://en.wikipedia.org/wiki/1930_FIFA_World_Cup_squads>!

Soal Pozzo, emang gimana bentuk penghargaannya? Apakah tahun itu udah ada
Laureus Award? Atau FIFA Best Coach yang sampe sekarangpun ngga ada? Kalo
penghargaan dari Mussolini sih peduli amat gue. Yang jelas Pozzo emang bukan
penganut fasis kaya Mussolini. dan julukan eternal dari publik Ialia sebagai
"Il vecchio Maestro" udah cukup rasanya gimana orang Italia mandang Pozzo.
Yang dipersoalkan di sini kan tadinya akusasi dari Juniardi Putra soal
"kebiasaan" menaturalisasi pemain. Gw coba mengcounter, kalo emang kayagitu,
coba jelaskan kenapa tanpa naturalisasi Italia masih tetap sukses di Piala
Dunia 1938? Dan kenapa yang jadi bintang di dua Piala Dunia (34 dan 38)
adalah seorang Guiseppe Meazza dan Vittorio Pozzo? Buktinya di 1938, Pozzo
hanya manggil Meazza, Massetti, Ferrari, Monzeglio - semuanya Italiano -
yang pernah maen di Piala Dunia 1934, tapi tetep sukses jadi kampiun.
Maennya di Perancis lagi.

Untuk kasus Camo di 2006 udah gw jelasin sebelomnya kalo dia bukan "core"
dari tim Lippi (tanpa mengecilkan peran Camo). Dan Camo juga belom pernah
bela Argies sebelomnya, plus naturalisasi dia sah karena dia seorang
Italian-Argentina.

Dan terserah kalo dibilang bahwa Mussolini adalah pengaggasnya. Buktinya, di
dekade 60-an, legenda Milan sendiri Altafini adalah seorang Italo-Brazilian,
yang pernah bela dua timnas. Omar Sivori, kebanggaan Juve juga seorang
Argentine-Italian. Altafini bahkan masup ke skuad juara dunia Brazil 58
dengan nama "Mazola". Mazola diambil dari nama pemain legendaris Torino,
Valentino Mazzola. Altafini disamakan dengan Mazzola selain karena posisinya
sama, tetapi juga darah Italiano-nya. Dan keputusan dia pindah warganegara,
well..hanya Alta yang tau, tapi yang jelas ngga mungkin Il Duce bangkit dari
kubur dan maksa La Nazionale menaturalisasi Alta.

Tapi ternyata emang ada Brazlian laen di skuad Italia, untuk itu gw minta
maap ke bung Juniardi atas ke-ngga tahuan gue.

All I said, Italy deserved success for their home-grown talents. Gue ngga
pernah ada maksud membenturkan Brasil dan Italia. Cuman mencounter opini
bung Jun aja kalo sukses Itali didapet karena naturalisasi. Which I thought
not...

Regards

Agent Of Brutality <athos_rage666@yahoo.com <athos_rage666%40yahoo.com>>
> wrote:
> *****************************CUTNECH******************************
> RM ~ Oh yach.. kalo pemain dihargai bagaimana pelatih Italia yang sukses
> mengantarkan Italia Juara 2 kali beruntun 1934 & 1938 ????.. Vittorio Pozzo
> ga pernah dihargai.. ckckckckckckck.. kasian seorang penjabat rendah jaman
> Mussolini tak pernah diberi bintang jasa oleh FIGC :P~~~.. apa karena dia
> seorang budak Il Duce ????.. cari aja jawabannya :P~~~..
>
> Sepakbola Brazil bukan berasal permainan cantiknya.. tapi karena tariannya
> yang kemudian dipraktekkan pemainnya dilapangan hijau.. ane akui Afrika yang
> pertama kali.. toch Brazil ga pernah plagiat karena mereka tetaplah
> penggusung sepakbola aktraktif dimuka bumi..
>
> Nech Daftar2 Yang Dicomot Italia di PD 1934..
> Raimundo Orsi, Luis Monti, Enrique Guaita (Argentina)
> Anfilogino Guarisi (Brazil)
> Nama2 diatas ini sebenarnya skuad utama timnas masing2 di PD 1930
> Uruguay.. toch gara2 Il Duce.. Argentina & Brazil di PD 1934 ga berani
> memakai pemain2 intinya.. semuanya pelapis karena takut ntar diambil lagi
> :P~~~.. Murnikah ????.. Naturalisasikah ???? ato Keinginan Il Duce ????..
> wekekekeke.. semuanya ada di Ensiklopedia Raja Milan :P~~~.. Forza Milan
> !!!!
>
>

--
---|o|---

Frayed End of Sanity: http://helmantaofani.blogspot.com
My [not so sweet] Blog:
http://hilmantaofani.blogs.friendster.com/whatta_day/

[Non-text portions of this message have been removed]

3.2.

Re: (OOT) Setuju..

Posted by: "Mohammad Hilman Taofani" taofani@gmail.com

Sat May 12, 2007 8:25 am (PST)

Wah mulai ngga proporsif nih alur diskusinya. Oke, soal Piala Dunia jelas
Italia kalah dari Brasil yang udah penta campeao. Dan soal pertemuan
Brazil-Italia mungkin juga kalah, which I don't really care. Faktanya emang
Brasil penta campeao, dan Italia baru quattro stella.
Puas...puas....puas....hehehehehe. Subjek Brazil vs Italia ngga pernah ada
di pikiran gue sih, secara banyaknya selecao di Milan bikin gw rada simpati
sama mereka (Brazil).

Soal penghargaan ke Pozzo, bisa dilebarin lagi tuh topiknya. Selama ini
emang penghargaan ke manajer atau pelatih udah sewajarnya diberikan? Hitung
berapa banyak stadion di seluruh dunia yang make nama pelatih atau manajer?
Pozzo lebih dihargai karena karyanya di Italia, dalam wujud taktik baku
untuk metode kepelatihannya, "Metodo" dan "Sistema".

Pozzo luput dari penghargaan karena ada perang yang menghancurkan Italia dan
mulai membangun lagi semuanya pasca perang (termasuk sepakbola).

Orsi emang nyetak gol di final, tapi sukses Orsi karena revolusi Pozzo sama
formasi dengan 3 striker dimana kinerja Orsi didukung penuh oleh Schiavio
dan Meazza.

Regards

PS: Oya, Pozzo ini justru yang ngenalin sepakbola frontal-attacking ke
Italia. Dan yang membalik skema Pozzo dengan ngenalin catenaccio adalah
Helenio Herrera, notabene pelatih dari Argies dan ngelatih tetangga kita,
Undernazionale.

On 5/12/07, Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com> wrote:
>
> RM ~ Wekekeke.. kalo emang dilempar tomat masih mending bisa jadi
> makanan sehari-hari :P~~~.. ketimbang Pozzo sama sekali ga dihargai.. bahkan
> waktu PD 1990 digelar di Italia.. rencananya Stadion Juventus mao dikasih
> nama Vittorio Pozzo.. buktinya FIGC malah memberi nama Delle Alpi.. biar
> Brazil ga dihargai di PD 2006 ga masalah.. tetap aja masyarakat Brazil sampe
> saat dukung penuh timnasnya :P~~~.. mana lebih sakit.. dilempar ato tidak
> ingat jasanya oleh tanah sendiri :P~~~..
>
> Wakakakak.. Si Meazza.. halah sapa yang nyetak goal di pinal 1934 ????..
> noh Raimundo Orsi.. trusss sapa yang memberi assist ????.. cari aja ndiri..
> kalo kalah lawan Prancis ga masalah.. lach pertemuan Brazil lawan Italia
> udah 5 kali di PD.. dan Brazil unggul 3 kali menang :P~~~.. bahkan pernah
> bantai Italia 4-2.. wakakakaka.. apa ini namanya Catenacio ????.. udah ah
> malas berdebat ga jelas.. lagian ga ngebahas Milan.. sana dech ke Mancrid..
> secara Oomz Mancridista.. klub Kalah Tikos :P~~~..
>
> Biarin ga di peringkat pertama.. biasanya sech Italia sebentar doank..
> naik-turun ga sestabil Brazil.. wekekekkee.. Cape Dech.. Case Close !!!!..
> Forza Milan !!!!
>
>
>

--
---|o|---

Frayed End of Sanity: http://helmantaofani.blogspot.com
My [not so sweet] Blog:
http://hilmantaofani.blogs.friendster.com/whatta_day/

[Non-text portions of this message have been removed]

3.3.

Re: (OOT) Setuju..

Posted by: "Black Dahlia" athos_rage666@yahoo.com   athos_rage666

Sat May 12, 2007 8:56 pm (PST)

Masa seh Herrera yang mengenalkan Cattenaccio. Bukankah di era Herrera
telah "tercipta" bek-bek modern macam (RIP)Facchetti? Cattenaccio
sendiri murni dari Italia. Soal penggagasnya masih rada kabur. Ada
kultur yang penting yang di bawa Herrera yaitu konsep Tifosi dan Ritiro.
Konsep yang mana membuatnya berhasil ketika melatih Barcelona. Anda tau
kan tradisi sepakbola Barcelona adalah menyerang, apakah bisa
dimengerti Herrera yang berlatar belakang menganut sepakbola menyerang
memperkenalkan Cattenaccio?

Athos
http://www.friendster.com/lucknut

--- In milanisti-indonesia@yahoogroups.com, "Mohammad Hilman Taofani"
<taofani@...> wrote:
>
>>
> PS: Oya, Pozzo ini justru yang ngenalin sepakbola frontal-attacking ke
> Italia. Dan yang membalik skema Pozzo dengan ngenalin catenaccio
adalah
> Helenio Herrera, notabene pelatih dari Argies dan ngelatih tetangga
kita,
> Undernazionale.
>

3.4.

Re: (OOT) Setuju..

Posted by: "pepy hamdani" riazor_52229@yahoo.com   riazor_52229

Sat May 12, 2007 11:36 pm (PST)

Tapi memang faktanya demikian bung. Herrera lah yg pertama kali memperkenalkan seorang sweeper di belakang bek2. Hasilnya Inter Merda bisa menjuarai UCL 63/64 dan 64/65. Dari sini munculah istilah Catenacio yg sebenarnya buatan media2 Itali dalam menanggapi suksesnya taktik Hererra tsb. Hingga sekarang apabila ada istilah Catenacio rujukannya pasti thdp taktik Hererra pada masa itu.

Black Dahlia <athos_rage666@yahoo.com> wrote: Masa seh Herrera yang mengenalkan Cattenaccio. Bukankah di era Herrera
telah "tercipta" bek-bek modern macam (RIP)Facchetti? Cattenaccio
sendiri murni dari Italia. Soal penggagasnya masih rada kabur. Ada
kultur yang penting yang di bawa Herrera yaitu konsep Tifosi dan Ritiro.
Konsep yang mana membuatnya berhasil ketika melatih Barcelona. Anda tau
kan tradisi sepakbola Barcelona adalah menyerang, apakah bisa
dimengerti Herrera yang berlatar belakang menganut sepakbola menyerang
memperkenalkan Cattenaccio?

Athos
http://www.friendster.com/lucknut

--- In milanisti-indonesia@yahoogroups.com, "Mohammad Hilman Taofani"
<taofani@...> wrote:
>
>>
> PS: Oya, Pozzo ini justru yang ngenalin sepakbola frontal-attacking ke
> Italia. Dan yang membalik skema Pozzo dengan ngenalin catenaccio
adalah
> Helenio Herrera, notabene pelatih dari Argies dan ngelatih tetangga
kita,
> Undernazionale.
>

---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.

[Non-text portions of this message have been removed]

4.

Kaka Minta Absen di Copa America

Posted by: "Kaka" dediacmilan@yahoo.com   dediacmilan

Sat May 12, 2007 9:21 am (PST)

» Sepak Bola » Bola Dunia
Sabtu, 12/05/2007 23:00 WIB
Kaka Minta Absen di Copa America
Andi Abdullah Sururi - detikSport

Kaka (AFP)
Milan - Fans Brasil kemungkinan takkan bisa menyaksikan aksi Kaka di
ajang Copa America bulan Juni nanti. Bintang AC Milan itu telah
menyatakan ingin absen dari turnamen tiga tahunan itu.

Permohonan dibebaskan dari tugas membela Tim Samba tersebut telah
dilayangkan Kaka melalui surat tertulis kepada Federasi Sepakbola
Brasil (CBF). Alasannya, ia merasa letih.

"Saya belum istirahat selama tiga musim. Dengan surat ini saya secara
resmi meminta tidak diikutsertakan dalam Copa America," demikian Kaka
seperti dikutip situs resmi AC Milan, Sabtu (12/5/2007).

Ditambahkan pemain berusia 25 tahun itu, ia tidak menjamin bisa
memberi performa optimal karena kondisinya dirasakan tidak ideal. Pada
masa reses musim lalu ia tampil membela negaranya di Piala Dunia 2006
di Jerman.

Kaka musim ini bermain gemilang bersama Milan. Ia sangat menonjol
terutama di ajang Liga Champions di mana ia memimpin daftar topskor
dan Rossoneri lolos ke final untuk bertemu Liverpool pada 23 Mei
mendatang.

Brasil sendiri sudah kehilangan salah satu bintangnya setelah pelatih
Dunga menyatakan takkan memanggil Ronaldo, rekan Kakak di Milan. Copa
America tahun ini digelar di Venezuela dari 26 Juni sampa 15 Juli.
(a2s/key)

Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Health Zone

Look your best!

Groups to help you

look & feel great.

Take a Trip

Find Great Deals

Yahoo! Travel

makes it easy

Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
Forza Milanisti Indonesia !!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home