Saturday, October 01, 2005

[Milanisti Indonesia] Digest Number 1278

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/tsUolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

There are 14 messages in this issue.

Topics in this digest:

1. Re: Pirlo Vs Beckham
From: Yan Walando <yan.walando@gmail.com>
2. Re: Re: Roberto Donadoni
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
3. Re: OOT-telp ke LN make mentari
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
4. Re: Fw: Happy Birthday sheva
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
5. Re: Pirlo Vs Beckham
From: "athos mumia" <athos_rage666@yahoo.com>
6. Re: NOBAR
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
7. Re: marhaban ya ramadhan
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
8. BBM naik....
From: dedy apriadi <marsel_dedy@yahoo.com>
9. Re: BBM naik....
From: "Ruud" <ruud_nugroho@yahoo.com.sg>
10. Cinta ke Milan tidak pengaruh
From: Roedy Maldini <a_coenk@yahoo.com>
11. Re: BBM naik....
From: "athos mumia" <athos_rage666@yahoo.com>
12. Re: NOBAR
From: Robert de Nura <robertdenura@gmail.com>
13. Re: NOBAR
From: toel maldini <toel.maldini@gmail.com>
14. Re: Re: BBM naik....
From: sasser <saccharumalbum@gmail.com>

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 1
Date: Fri, 30 Sep 2005 20:03:38 +0700
From: Yan Walando <yan.walando@gmail.com>
Subject: Re: Pirlo Vs Beckham

On 9/30/05, dedy apriadi <marsel_dedy@yahoo.com> wrote:
> Wah...rame jg nih....
> Gini aja dech, klo kta perhatiin, posisi Pirlo dgn
> Becham di masing2 team hampir sama, sebagai poros atau
> DM sekaligus jg kadang2 playmaker.
> Nah...aku mo nanya sama kalian kalian lebih memilih
> Pirlo atau Beckham untuk mengisi posisi itu.
> Ini bukan untuk perpanjang perdebatan tp lebih kepada
> FIND WHO THE AXACTLY POSITION.....??
> (Siapa yg posisi nya lebih pas)

yW~> jelas2 Pirlo lah
1.Pirlo emang berposisi asli sebagai gelandang tengah (meski aslinya
di depan,bukan belakang).Sedangkan Becks aslinya pemain sayap.

2.Pirlo sudah membuktikan kualitasnya dengan memberikan berbagai gelar
kepada Milan.Tapi Becks malah makin ancur mainnya sejak digeser ke
tengah (baru belakangan oleh Luxemburgo di geser ke kanan dan
penampilannya mendingan.Dulu mana pernah dia dapat pujian karena
penampilannya).

3. Pirlo pemain Milan saat ini,Becks bukan,dan Pirlo lebih mudah
(meski ga seganteng Becks wakakaka).So,jawabannya Pirlo
donkkkkkkkkksssssssssss :D
--
~~@ Yan Walando @~~

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 2
Date: Fri, 30 Sep 2005 07:21:55 -0700 (PDT)
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
Subject: Re: Re: Roberto Donadoni

--- athos mumia <athos_rage666@yahoo.com> wrote:
***********************CUTNECH***************************
RM ~ Wekekeke.. siap OMZ ATHOS <-- sadis pake siram
!!! makenye jgn ajak2 gw ye buat ngagumin BECKS..
wekekekeke.. setuju banget ama Bung Puguh.. Idolaku ya
itu.. Idolamu ya ono.. wekekke.. asiiikk nech abis
dach wisuda ama cuti.. be back work.. hiks.. hiks..
mat tinggal cuti.. Forza Milan !!!



______________________________________________________
Yahoo! for Good
Donate to the Hurricane Katrina relief effort.
http://store.yahoo.com/redcross-donate3/

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 3
Date: Fri, 30 Sep 2005 07:27:20 -0700 (PDT)
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
Subject: Re: OOT-telp ke LN make mentari

--- Mahesa Jenar <mahesa.jenar@gmail.com> wrote:
************************CUTNECH**************************
RM ~ setau gw saldonya lebih dari 100 ribu mas.. (^_^)
Forza Milan !!!


__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 4
Date: Fri, 30 Sep 2005 07:30:07 -0700 (PDT)
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
Subject: Re: Fw: Happy Birthday sheva

Mat Ultah.. dari Raja Milan adalah Raja segala Raja di
Milan.. maaf telat karena Raja lagi ada tugas negara
alias cuti :p~~~.. wekekekeke.. besok 1 Oktober BBM
naek, Sheva gw naekin pangkatnya jadi menantu Raja..
wakakakakka <-- tangan seperti Pahlawan Bertopeng..
Forza Milan !!!


__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 5
Date: Fri, 30 Sep 2005 14:31:58 -0000
From: "athos mumia" <athos_rage666@yahoo.com>
Subject: Re: Pirlo Vs Beckham

Gw milih pirlo,beckham menurut gw bagus di sayap
lagian ada-ada aje nanyanya kayak gini,masing2 pemain ada
kelebihan dan kekurangan,jadi pertanyaan ini kesannya
perbandingan,siapa yang lebih baik?kalo masalah ini gw berpegang
ke masalah relatifitas(ambil istilahnye Bung Puguh)
BUng Toel koment ente terhadap Becks bikin gw GERR hehehehe
so udahlah,capek gw ngobrolin becks terus,nih gare2 bung JUN nih
kemane tuh doski gak keliatan,jangan2 takut ketemu haji nasir ye?
(emangnye die ucup):)
--- In milanisti-indonesia@yahoogroups.com, dedy apriadi
<marsel_dedy@y...> wrote:
> Wah...rame jg nih....
> Gini aja dech, klo kta perhatiin, posisi Pirlo dgn
> Becham di masing2 team hampir sama, sebagai poros atau
> DM sekaligus jg kadang2 playmaker.
> Nah...aku mo nanya sama kalian kalian lebih memilih
> Pirlo atau Beckham untuk mengisi posisi itu.
> Ini bukan untuk perpanjang perdebatan tp lebih kepada
> FIND WHO THE AXACTLY POSITION.....??
> (Siapa yg posisi nya lebih pas)
>
>
>
> __________________________________
> Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
> http://mail.yahoo.com

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 6
Date: Fri, 30 Sep 2005 07:36:32 -0700 (PDT)
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
Subject: Re: NOBAR

--- Jamz Ricky <jamzer@milanisti-indonesia.org> wrote:

Ada member dr Bengkulu
********CUTNECH*******
RM ~ wew sopo tuch dari Bengkulu ??? kenal gw ga
nech.. sory gw ga bisa abis lagi ngurus dolo kerjaan
gw.. insyaallah kalo ada waktu gw datang.. Forza Milan
!!!


__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 7
Date: Fri, 30 Sep 2005 07:37:28 -0700 (PDT)
From: Juniardi Putra <ardix4@yahoo.com>
Subject: Re: marhaban ya ramadhan

MINAL AIDIN WALFA IDZIN
MOHON MAAF LAHIR BATIN
BUAT MILANISTI-INDONESIA
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA !!!
FORZA MILAN !!!


__________________________________
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005
http://mail.yahoo.com

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 8
Date: Fri, 30 Sep 2005 10:09:42 -0700 (PDT)
From: dedy apriadi <marsel_dedy@yahoo.com>
Subject: BBM naik....

Waduh Bensin Premium nai,dari 2400 jadi 4500.

GILA......naiknya hampir 100 %.

Waduh...gmana nih nasib kta nih....??

Jalanan bakalan makin kosong....

Ga ada kendaraan lg....

Bagus apa jelek sih??


---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 9
Date: Sat, 1 Oct 2005 08:21:42 +0700
From: "Ruud" <ruud_nugroho@yahoo.com.sg>
Subject: Re: BBM naik....

yang lebih parah, minyak tanah naek hampir 3x lipat.. dari 700 jadi 2000... gorengan makin mahal deh...
----- Original Message -----
From: dedy apriadi
To: smuda_99@yahoogroups.com ; milanisti-indonesia@yahoogroups.com
Sent: Saturday, October 01, 2005 12:09 AM
Subject: [Milanisti Indonesia] BBM naik....

Waduh Bensin Premium nai,dari 2400 jadi 4500.

GILA......naiknya hampir 100 %.

Waduh...gmana nih nasib kta nih....??

Jalanan bakalan makin kosong....

Ga ada kendaraan lg....

Bagus apa jelek sih??


---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]

Forza Milanisti Indonesia !!

SPONSORED LINKS Equipment for soccer Soccer uniforms Sport nutrition
Sport fishing Soccer uniform kit

------------------------------------------------------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS

a.. Visit your group "milanisti-indonesia" on the web.

b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
milanisti-indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

------------------------------------------------------------------------------

[Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 10
Date: Fri, 30 Sep 2005 18:50:31 -0700 (PDT)
From: Roedy Maldini <a_coenk@yahoo.com>
Subject: Cinta ke Milan tidak pengaruh

Biarpun BBM naik sampe 1000%, cinta saya ke AC MILAN tetap sampe mati.....
met Ultah om Sheva, moga bertambahnya umurmu makin bertambah pula gol-gol indahmu ke gawang lawan. Yesss..........


Milan terus menerus, tiada henti

dedy apriadi <marsel_dedy@yahoo.com> wrote:

Waduh Bensin Premium nai,dari 2400 jadi 4500.

GILA......naiknya hampir 100 %.

Waduh...gmana nih nasib kta nih....??

Jalanan bakalan makin kosong....

Ga ada kendaraan lg....

Bagus apa jelek sih??


---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]

Forza Milanisti Indonesia !!

SPONSORED LINKS
Equipment for soccer Soccer uniforms Sport nutrition Sport fishing Soccer uniform kit

---------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS

Visit your group "milanisti-indonesia" on the web.

To unsubscribe from this group, send an email to:
milanisti-indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

---------------------------------


---------------------------------
Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

[Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 11
Date: Sat, 01 Oct 2005 03:41:11 -0000
From: "athos mumia" <athos_rage666@yahoo.com>
Subject: Re: BBM naik....

dari milis tetangga nih

Pertamina, Mesin Pemiskinan Rakyat

Oleh: TAMRIN AMAL TOMAGOLA

Para teknokrat dan teknisi sistem ekonomi, sejak Orde Baru hingga
kini, pasti akan menganggukkan kepala bahwa memang "tidak ada pilihan
lain" selain menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM sekarang
juga (Prof M Sadli, Kompas, 28 September 2005).

Anggukan mengiyakan jenis ini sebenarnya mempunyai dua sisi
kontradiktif yang tak terelakkan dalam dirinya. Di satu pihak ia
menerangi sisi ekonominya sekaligus ia—sengaja atau tidak—
menggelapkan sisi-sisi lain yang justru lebih banyak.

Pemberian tekanan tunggal pada pertimbangan kinerja mesin ekonomi
Indonesia sebagai subsistem ekonomi dunia, di mana harga BBM mencapai
70-an dollar AS per barrel, berpotensi mengabaikan (overlooking)
bahkan berisiko menyesatkan pemahaman publik tentang faktor-faktor
utama lain pada tataran institusional, tataran sosial, dan tataran
empati moral-kepemimpinan yang berperan dalam gejolak ketersediaan
dan harga BBM September 2005 ini.

Subsidi BBM

Keterjalinan antara faktor-faktor pada sistem ekonomi dan faktor-
faktor pada tiga tataran lain yang baru disebut berturut-turut itu,
secara tersirat diakui oleh pengaitan antara kebijakan menaikkan
harga BBM dengan program kompensasi pengurangan subsidi BBM. Marilah
kita cermati satu demi satu.

Pertama, tataran institusional. Peran Pertamina dalam gejolak BBM
yang berpotensi merembet ke kilang-kilang politik dan sosial, amat
dominan. Peran Pertamina paling kurang dipengaruhi tiga hal utama:
tekanan politik rezim, kapabilitas teknologi perminyakan, dan
tancapan jaringan benalu korupsi internal Pertamina. Di masa rezim
Soeharto, dapat dikatakan, Pertamina dijadikan sapi perah Orde Baru.

Apalagi saat terjadi dua kali perang Arab-Israel. Sesudah reformasi,
rezim partai politik mendapat giliran menjarah Pertamina. Bila
kemudian terjadi gejolak harga minyak di pasar dunia, pemerintah
bolak-balik menaikkan, istilahnya saat itu "menyesuaikan", harga BBM
dalam negeri. Seiring dengan itu, rakyat lapisan bawah kian
dimiskinkan dengan menggilanya lonjakan harga kebutuhan pokok.

Ketika surplus, Pertamina kian susut karena terus diisap oleh rezim
politik tertentu. Secara internal, Pertamina kian dilemahkan oleh
tiadanya kapabilitas teknologi penyulingan minyak dan cengkeraman
benalu korupsi yang telah membudaya, mendarah daging dalam diri
hampir semua pejabat Pertamina pada semua rentang jenjang kendali
operasional.

Karena faktor tiadanya kapabilitas teknologi, Indonesia kini telah
berubah dari negara neto-eksportir menjadi negeri neto-importir
minyak.

Ihwal korupsi, kasus Tahir yang ramai di pengadilan dan penemuan
berbagai pencurian serta penyelundupan BBM oleh orang dalam Pertamina
yang terkuak akhir-akhir ini, menjadi bukti tak terbantahkan.

Surplus dana Pertamina yang kian susut itu diatasi dengan jalan yang
paling mudah: naikkan harga minyak. Seiring dengan itu, pemiskinan
rakyat semakin menjadi-jadi.

Beruntunnya kasus busung lapar, anak-anak bunuh diri karena orangtua
tidak mampu membiayai pendidikan adalah beberapa puncak gunung es
dari bukit kemiskinan yang kian meninggi. Mesin ekonomi Pertamina
jelas menjadi generator utama dari mesin proses pemiskinan rakyat.

Program sinterklas

Hal kedua, pada tataran sosial. Bukit tinggi kemiskinan rakyat yang
sudah kronis ini ingin diatasi secara sinterklas dengan membagi-bagi
uang kontan tiap bulan Rp 100.000 kepada 15 jutaan keluarga miskin
yang sempat didata Badan Pusat Statistik (BPS).

Jalan pintas absurd ini sempat membuat orang mengurut dada dan
menggeleng-gelengkan kepala antara percaya dan tidak percaya sambil
bergumam, "Oo sudah demikian panik dan suntuk kah pemerintah?"

Program sinterklas hampir bisa dipastikan akan gagal karena tiga
alasan. Pertama, program ini sama sekali tidak didasarkan atas kajian
tentang struktur anatomi kemiskinan yang solid. Akar persoalannya,
berbagai mesin pemiskinan rakyat sama sekali tidak disentuh. Yang
ditangani hanya produk dari proses pemiskinan, yaitu kemiskinan itu
sendiri. Rakyat diberi ikan, bukan kail. Karena itu, program ini
lebih berstatus obat analgesik yang hanya memberi kesembuhan semu.

Kedua, terkait erat dengan yang pertama, rakyat menjadi amat
tergantung—karena itu terendahkan martabatnya sebagai manusia—secara
parasitik pada belas kasihan paternalistik pemerintah. Tidak terjadi
pemberdayaan rakyat. Yang terjadi justru pelemahan secara sistematik
dari potensi dan kepercayaan diri rakyat untuk tegak mandiri.

Ketiga, dalam lingkup rumah tangga miskin, karena dana kompensasi
diberikan kepada kepala keluarga yang sebagian besar laki-laki,
terbuka kemungkinan dana itu lebih digunakan untuk kepentingan
pribadi, seperti rokok, judi, dan kegiatan berfoya-foya lainnya.
Rumah tangga miskin sebagai unit tidak tertolong sama sekali. Dalam
jangka panjang, para istri/perempuan sama sekali tidak diberdayakan,
seperti diinginkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Yang terjadi
justru pelangsungan ketergantungan istri kepada suami sebagai kepala
keluarga. Dana itu seharusnya diberikan kepada istri, seperti
dilakukan Bank Dunia di Amerika Latin.

Keempat, yang lebih tragis, jalan pintas ini akan diterima dengan
senyum dikulum sebagai down-payment politik Pemilu 2009, baik dari
Presiden maupun Wakilnya seperti disiratkan karikatur Kompas
(28/9/2005).

Hal ketiga, pada tataran empati moral politik kepemimpinan. Dalam
rangka menyiapkan publik menyambut kenaikan harga BBM per 1 Oktober
2005, pemerintah menganjurkan agar rakyat bersedia berkorban dengan
mengencangkan ikat pinggang.

Tidak tahukah pemerintah, saking miskinnya rakyat, kerangka badannya
tinggal kulit pembalut tulang, karena itu mereka tidak punya pinggang
lagi?

Sudah begitu tercerabutkah para pemimpin sehingga tidak tahu keadaan
rakyat sesungguhnya? Lebih menyakitkan, para pemimpin terus
menghamburkan uang negara ke luar negeri, membawa rombongan besar
pejabat. Jalan-jalan macet penuh mobil kelas menengah dan atas serta
mal-mal sesak dengan pengunjung dari kelas yang sama.

Presiden Franklin Delano Roosevelt dari AS ketika mencanangkan
program ikat pinggang di tahun-tahun resesi ekonomi tigapuluhan, ia
sertai dengan contoh kehidupan pribadi yang sederhana dan melayani
dalam arti sepenuh-penuhnya dari dua kata itu, "sederhana"
dan "melayani".

Di zaman revolusi dan susah, pribadi-pribadi seperti Dr Y Leimena, IJ
Kasimo, Moh Natsir, dan Moh Hatta memberi teladan agung tentang ikat
pinggang, hidup sederhana, dan melayani rakyat. Sekarang?

Dengan kenaikan harga BBM, rakyat berujar, "Bukan kenaikan harga yang
menyayat hati kami, tetapi kemunafikan kemewahan telanjang yang kami
kutuk".

--- In milanisti-indonesia@yahoogroups.com, dedy apriadi
<marsel_dedy@y...> wrote:
>
> Waduh Bensin Premium nai,dari 2400 jadi 4500.
>
> GILA......naiknya hampir 100 %.
>
> Waduh...gmana nih nasib kta nih....??
>
> Jalanan bakalan makin kosong....
>
> Ga ada kendaraan lg....
>
> Bagus apa jelek sih??
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! for Good
> Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 12
Date: Sat, 1 Oct 2005 13:04:38 +0700
From: Robert de Nura <robertdenura@gmail.com>
Subject: Re: NOBAR

Eh Toel, gue dah daptar milanisti waktu nobar Final UCL di Gillians (gilee..
udah lama bener yak..). Tapi ampe sekarang belon ngambil member card -nya,
soalnya gak sempet mulu dateng ke gor volley. Bisa nggak sekalian ngambil
member card gue..? Atau jangan-jangan keanggotaan gue udah angus... Enggak
khan..?
--
:: Robert de Nura ::
L'Inferno Rossonero

On 28/09/05, toel maldini <toel.maldini@gmail.com> wrote:
>
> yup...ayo siapa yg mo daftar gw tunggu....
> BRN..Curva Sud...
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 13
Date: Sat, 1 Oct 2005 13:14:38 +0700
From: toel maldini <toel.maldini@gmail.com>
Subject: Re: NOBAR

ok..dateng aja kayaknya kartunya dah ama jams cuma gw lupa loe pake nama
apa..?

On 10/1/05, Robert de Nura <robertdenura@gmail.com> wrote:
>
> Eh Toel, gue dah daptar milanisti waktu nobar Final UCL di Gillians
> (gilee..
> udah lama bener yak..). Tapi ampe sekarang belon ngambil member card -nya,
> soalnya gak sempet mulu dateng ke gor volley. Bisa nggak sekalian ngambil
> member card gue..? Atau jangan-jangan keanggotaan gue udah angus... Enggak
> khan..?
> --
> :: Robert de Nura ::
> L'Inferno Rossonero
>
> On 28/09/05, toel maldini <toel.maldini@gmail.com> wrote:
> >
> > yup...ayo siapa yg mo daftar gw tunggu....
> > BRN..Curva Sud...
> >
> >
> >
> >
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> Forza Milanisti Indonesia !!
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 14
Date: Sat, 1 Oct 2005 13:21:45 +0700
From: sasser <saccharumalbum@gmail.com>
Subject: Re: Re: BBM naik....

Dari milis mana nih?

On 10/1/05, athos mumia <athos_rage666@yahoo.com> wrote:
>
> dari milis tetangga nih
>
> Pertamina, Mesin Pemiskinan Rakyat
>
> Oleh: TAMRIN AMAL TOMAGOLA
>
>
>
> Para teknokrat dan teknisi sistem ekonomi, sejak Orde Baru hingga
> kini, pasti akan menganggukkan kepala bahwa memang "tidak ada pilihan
> lain" selain menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM sekarang
> juga (Prof M Sadli, Kompas, 28 September 2005).
>
> Anggukan mengiyakan jenis ini sebenarnya mempunyai dua sisi
> kontradiktif yang tak terelakkan dalam dirinya. Di satu pihak ia
> menerangi sisi ekonominya sekaligus ia—sengaja atau tidak—
> menggelapkan sisi-sisi lain yang justru lebih banyak.
>
> Pemberian tekanan tunggal pada pertimbangan kinerja mesin ekonomi
> Indonesia sebagai subsistem ekonomi dunia, di mana harga BBM mencapai
> 70-an dollar AS per barrel, berpotensi mengabaikan (overlooking)
> bahkan berisiko menyesatkan pemahaman publik tentang faktor-faktor
> utama lain pada tataran institusional, tataran sosial, dan tataran
> empati moral-kepemimpinan yang berperan dalam gejolak ketersediaan
> dan harga BBM September 2005 ini.
>
> Subsidi BBM
>
> Keterjalinan antara faktor-faktor pada sistem ekonomi dan faktor-
> faktor pada tiga tataran lain yang baru disebut berturut-turut itu,
> secara tersirat diakui oleh pengaitan antara kebijakan menaikkan
> harga BBM dengan program kompensasi pengurangan subsidi BBM. Marilah
> kita cermati satu demi satu.
>
> Pertama, tataran institusional. Peran Pertamina dalam gejolak BBM
> yang berpotensi merembet ke kilang-kilang politik dan sosial, amat
> dominan. Peran Pertamina paling kurang dipengaruhi tiga hal utama:
> tekanan politik rezim, kapabilitas teknologi perminyakan, dan
> tancapan jaringan benalu korupsi internal Pertamina. Di masa rezim
> Soeharto, dapat dikatakan, Pertamina dijadikan sapi perah Orde Baru.
>
> Apalagi saat terjadi dua kali perang Arab-Israel. Sesudah reformasi,
> rezim partai politik mendapat giliran menjarah Pertamina. Bila
> kemudian terjadi gejolak harga minyak di pasar dunia, pemerintah
> bolak-balik menaikkan, istilahnya saat itu "menyesuaikan", harga BBM
> dalam negeri. Seiring dengan itu, rakyat lapisan bawah kian
> dimiskinkan dengan menggilanya lonjakan harga kebutuhan pokok.
>
> Ketika surplus, Pertamina kian susut karena terus diisap oleh rezim
> politik tertentu. Secara internal, Pertamina kian dilemahkan oleh
> tiadanya kapabilitas teknologi penyulingan minyak dan cengkeraman
> benalu korupsi yang telah membudaya, mendarah daging dalam diri
> hampir semua pejabat Pertamina pada semua rentang jenjang kendali
> operasional.
>
> Karena faktor tiadanya kapabilitas teknologi, Indonesia kini telah
> berubah dari negara neto-eksportir menjadi negeri neto-importir
> minyak.
>
> Ihwal korupsi, kasus Tahir yang ramai di pengadilan dan penemuan
> berbagai pencurian serta penyelundupan BBM oleh orang dalam Pertamina
> yang terkuak akhir-akhir ini, menjadi bukti tak terbantahkan.
>
> Surplus dana Pertamina yang kian susut itu diatasi dengan jalan yang
> paling mudah: naikkan harga minyak. Seiring dengan itu, pemiskinan
> rakyat semakin menjadi-jadi.
>
> Beruntunnya kasus busung lapar, anak-anak bunuh diri karena orangtua
> tidak mampu membiayai pendidikan adalah beberapa puncak gunung es
> dari bukit kemiskinan yang kian meninggi. Mesin ekonomi Pertamina
> jelas menjadi generator utama dari mesin proses pemiskinan rakyat.
>
> Program sinterklas
>
> Hal kedua, pada tataran sosial. Bukit tinggi kemiskinan rakyat yang
> sudah kronis ini ingin diatasi secara sinterklas dengan membagi-bagi
> uang kontan tiap bulan Rp 100.000 kepada 15 jutaan keluarga miskin
> yang sempat didata Badan Pusat Statistik (BPS).
>
> Jalan pintas absurd ini sempat membuat orang mengurut dada dan
> menggeleng-gelengkan kepala antara percaya dan tidak percaya sambil
> bergumam, "Oo sudah demikian panik dan suntuk kah pemerintah?"
>
> Program sinterklas hampir bisa dipastikan akan gagal karena tiga
> alasan. Pertama, program ini sama sekali tidak didasarkan atas kajian
> tentang struktur anatomi kemiskinan yang solid. Akar persoalannya,
> berbagai mesin pemiskinan rakyat sama sekali tidak disentuh. Yang
> ditangani hanya produk dari proses pemiskinan, yaitu kemiskinan itu
> sendiri. Rakyat diberi ikan, bukan kail. Karena itu, program ini
> lebih berstatus obat analgesik yang hanya memberi kesembuhan semu.
>
> Kedua, terkait erat dengan yang pertama, rakyat menjadi amat
> tergantung—karena itu terendahkan martabatnya sebagai manusia—secara
> parasitik pada belas kasihan paternalistik pemerintah. Tidak terjadi
> pemberdayaan rakyat. Yang terjadi justru pelemahan secara sistematik
> dari potensi dan kepercayaan diri rakyat untuk tegak mandiri.
>
> Ketiga, dalam lingkup rumah tangga miskin, karena dana kompensasi
> diberikan kepada kepala keluarga yang sebagian besar laki-laki,
> terbuka kemungkinan dana itu lebih digunakan untuk kepentingan
> pribadi, seperti rokok, judi, dan kegiatan berfoya-foya lainnya.
> Rumah tangga miskin sebagai unit tidak tertolong sama sekali. Dalam
> jangka panjang, para istri/perempuan sama sekali tidak diberdayakan,
> seperti diinginkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Yang terjadi
> justru pelangsungan ketergantungan istri kepada suami sebagai kepala
> keluarga. Dana itu seharusnya diberikan kepada istri, seperti
> dilakukan Bank Dunia di Amerika Latin.
>
> Keempat, yang lebih tragis, jalan pintas ini akan diterima dengan
> senyum dikulum sebagai down-payment politik Pemilu 2009, baik dari
> Presiden maupun Wakilnya seperti disiratkan karikatur Kompas
> (28/9/2005).
>
> Hal ketiga, pada tataran empati moral politik kepemimpinan. Dalam
> rangka menyiapkan publik menyambut kenaikan harga BBM per 1 Oktober
> 2005, pemerintah menganjurkan agar rakyat bersedia berkorban dengan
> mengencangkan ikat pinggang.
>
> Tidak tahukah pemerintah, saking miskinnya rakyat, kerangka badannya
> tinggal kulit pembalut tulang, karena itu mereka tidak punya pinggang
> lagi?
>
> Sudah begitu tercerabutkah para pemimpin sehingga tidak tahu keadaan
> rakyat sesungguhnya? Lebih menyakitkan, para pemimpin terus
> menghamburkan uang negara ke luar negeri, membawa rombongan besar
> pejabat. Jalan-jalan macet penuh mobil kelas menengah dan atas serta
> mal-mal sesak dengan pengunjung dari kelas yang sama.
>
> Presiden Franklin Delano Roosevelt dari AS ketika mencanangkan
> program ikat pinggang di tahun-tahun resesi ekonomi tigapuluhan, ia
> sertai dengan contoh kehidupan pribadi yang sederhana dan melayani
> dalam arti sepenuh-penuhnya dari dua kata itu, "sederhana"
> dan "melayani".
>
> Di zaman revolusi dan susah, pribadi-pribadi seperti Dr Y Leimena, IJ
> Kasimo, Moh Natsir, dan Moh Hatta memberi teladan agung tentang ikat
> pinggang, hidup sederhana, dan melayani rakyat. Sekarang?
>
> Dengan kenaikan harga BBM, rakyat berujar, "Bukan kenaikan harga yang
> menyayat hati kami, tetapi kemunafikan kemewahan telanjang yang kami
> kutuk".
>
>
> --- In milanisti-indonesia@yahoogroups.com, dedy apriadi
> <marsel_dedy@y...> wrote:
> >
> > Waduh Bensin Premium nai,dari 2400 jadi 4500.
> >
> > GILA......naiknya hampir 100 %.
> >
> > Waduh...gmana nih nasib kta nih....??
> >
> > Jalanan bakalan makin kosong....
> >
> > Ga ada kendaraan lg....
> >
> > Bagus apa jelek sih??
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Yahoo! for Good
> > Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
> Forza Milanisti Indonesia !!
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Forza Milanisti Indonesia !!

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/milanisti-indonesia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
milanisti-indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

0 Comments:

Post a Comment

<< Home